Breaking News

dugaan aliran dana BOK dan JKN Rp2,6 miliar puskesmas lawe sigala gala tahun 2025 disorot lsm gempur aceh tenggara



kutacane media krimsus polri news 

pengelolaan dana bantuan oprasional kesehatan (BOK) dan dana jaminan kesehatan nasional (JKN) di puskesmas lawe sigala gala kabupaten aceh tenggara tahun anggaran 2025 menuai sorotan tajam . total dana yang dikelola mencapai Rp2.609.572.397, namun realisasi kegiatan di lapangan dinilai tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang telah dicairkan.


berdasarkan data yang diperoleh media krimsus polri news. dana BOK puskesmas lawe sigala gala tahun 2025 tercatat sebesar Rp1.465.925.000 

besarnya dana BOK tersebut seharusnya digunakan untuk mendukung kegiatan oprasional pelayanan kesehatan masyarakat serta program promotif dan preventif. namun sejumlah pihak menilai pelaksanaan kegiatan di lapangan minim dan tidak terlihat signatifikan.


selain BOK, dana JKN puskesmas lawe sigala gala tahun 2025 juga terbilang besar dengan total Rp1.143.647.397,


lsm gempur aceh tenggara : patut dipertanyakan menanggapi hal tersebut lembaga pemburu koruptor (gempur) kabupaten aceh tenggara ketua muhammad kenedy menilai besarnya aliran dana itu wajib diikuti tranparansi dan akuntabilitas penuh 


jika total dana BOK dan JKN mencapai lebih dari Rp2,6 miliar maka masyarakat berhak tahu digunakan untuk apa saja bila realisasi kegiatan tidak sebanding denggan dana yang dicairkan ini patut dipertanyakan dan harus diaudit " tegas muhammad kenedy kepada media krimsus polri news 


ia menambahkan dana BOK dan JKN memiliki petunjuk teknis yang jelas , termasuk mekanisme pengunaan dan pembagian jasa pelayanan oleh karena itu setiap bentuk pengelolaan yang tertutup berpotensi menimbulkan dugaan penyimpangan.


kami tidak menuduh siapa pun namun, bila ditemukan ketidaksesuian antara laporan administrasi dan fakta lapangan maka aparat pengawas wajib turun tangan" tambahanya.


jasa pelayanan JKN jadi sorotan selain pengunaan dana BOK, pembagian jasa pelayanan JKN juga disorot . sejumlah tenaga kesehatan disebut mempertanyakan ketidak seimbangan antara beban kerja dan insentif yang diterima memunculkan dugaan adanya pengaturan internal yang tidak tranparan .


lsm gempur aceh tenggara menegaskan akan mengawal persoalan ini hingga tuntas dan mendorong audit menyeluruh oleh dinas kesehatan inspektorat serta APIP. tidak menutup kemungkinan jika ditemukan bukti awal yang cukup persoalan ini akan dilaporkan ke aparat penegak hukum.


hak jawab 


hingga berita ini diterbitkan pihak puskesmas lawe sigala gala belum memberikan keterangan resmi media krimsus polri news masih berupaya menghubungi kepala puskesmas dan dinas kesehatan kabupaten aceh tenggara untuk memperoleh klarifikasi dan hak jawab demi menjaga prinsip keberimbangan dan profesionalisme jurnalistik. dandas (sulmirahman)

© Copyright 2022 - mediakrimsuspolri.com