Breaking News

PULUHAN WARTAWAN AKSI DAMAI KE LAPAS LABUHAN RUKU: TUNTUT KLARIFIKASI INTIMIDASI JURNALIS & KABURNYA TAHAN, KALAPAS SAMBUT BAIK*


MEDIA krimsus polri news com//--

BATU BARA – Puluhan wartawan media online dan cetak menggelar aksi damai di depan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Kab. Batu Bara, Senin [11/5/2026]. Massa menyuarakan dugaan intimidasi, penghalangan peliputan, lemahnya sistem keamanan hingga kaburnya seorang tahanan. Aksi dikawal Polres Batu Bara dan Polsek Talawi, dan disambut baik oleh Kalapas Labuhan Ruku.


*DUA TUNTUTAN INTI MASSA AKSI*  

Koordinator aksi, Mariati AB, menegaskan aksi ini bukan menyerang institusi, tapi menuntut kejelasan:

1. *Dugaan Halangi Jurnalistik*: Wartawan mengaku dihalangi saat menjalankan tugas peliputan di lingkungan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku. Ini diduga pelanggaran UU No. 40/1999 tentang Pers.

2. *Kaburnya Tahanan*: Massa meminta klarifikasi resmi terkait kaburnya seorang tahanan. Mereka menyoroti lemahnya SOP pengamanan dan dugaan pembiaran sistemik di internal lapas.


“Kami datang bukan untuk rusuh. Kami datang minta klarifikasi. Kalau wartawan dihalangi, itu sama saja menutup informasi publik. Kalau tahanan bisa kabur, itu nyawa masyarakat taruhannya,” tegas Mariati AB di depan gerbang lapas.


*KALAPAS SAMBUT BAIK, SIAP KLARIFIKASI*  

Aksi berlangsung tertib. Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku menemui massa dan menyambut baik kedatangan wartawan. Kalapas menyatakan siap memberikan klarifikasi dan membuka ruang dialog terkait dua isu yang disorot.


Langkah ini diapresiasi massa. Namun wartawan menegaskan, kata “siap klarifikasi” harus dibuktikan dengan tindakan konkret, bukan sekadar janji di gerbang.


*MASSA DESAK EVALUASI & PENCOPOTAN*  

Dalam orasinya, massa juga mendesak evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan lapas. Jika ditemukan kelalaian pejabat yang menyebabkan kaburnya tahanan atau pembiaran intimidasi terhadap wartawan, massa mendesak pencopotan.


“Kalau ada pejabat yang gagal jaga tahanan, copot. Kalau ada petugas yang halangi wartawan, tindak. Jangan lindungi yang salah,” seru salah satu orator.


*KRIMSUSPOLRINEWS.COM: JURNALIS BUKAN MUSUH*  

Redaksi http://Krimsuspolrinews.com mengawal penuh aksi ini. Intimidasi dan penghalangan peliputan adalah kejahatan terhadap kemerdekaan pers. Kaburnya tahanan adalah alarm merah bagi sistem pemasyarakatan.


Kami mendesak:

1. *Kanwil Kemenkumham Sumut*: Turunkan tim investigasi independen ke Lapas Labuhan Ruku. Audit SOP pengamanan dan rekam jejak kaburnya tahanan.

2. *Polres Batu Bara*: Usut tuntas kaburnya tahanan. Ada unsur kelalaian atau kesengajaan?

3. *Dewan Pers*: Catat dan tindak lanjuti laporan penghalangan peliputan wartawan di Lapas Labuhan Ruku.

4. *Kalapas Labuhan Ruku*: Buka data kronologi, CCTV, dan hasil internal. Transparansi satu-satunya cara memulihkan kepercayaan publik.


“Kalapas sudah sambut baik. Sekarang buktikan dengan data. Wartawan tidak butuh basa-basi, wartawan butuh fakta,” tegas redaksi.


*Redaksi: http://Krimsuspolrinews.com*  

*Editor: Elizaro Lase*  

*Batu Bara, 11 Mei 2026*  

© Copyright 2022 - mediakrimsuspolri.com