Breaking News

Pelabuhan Fery waijarang rusak dan harga sembako melonjak masyarakat desak bapak bupati ,lembata,segera bertindak



Media krimsus polri news com//-

LEMBATA – Pelabuhan Ferry Waijarang di Desa Waijarang, Kec. Nubatukan, Kabupaten Lembata hingga kini belum pulih. Akibatnya jalur penyeberangan Lembata–Kupang lumpuh lebih dari 6 bulan. Dampaknya langsung terasa: distribusi logistik macet, harga sembako di pasaran meroket.


*KRONOLOGI: KAPAL ASDP TABRAK TIANG DOLPHIN*  

Kerusakan terjadi setelah kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry menabrak tiang dolphin dermaga milik Pemkab Lembata. Sejak itu, aktivitas kapal ferry belum kembali normal. Barang dari Kupang menumpuk, barang dari Lembata tertahan.


*LEMBATA LUMPUH EKONOMI, SEMBAKO NAIK GILA-GILAAN*  

Sebagai daerah kepulauan, Lembata sangat bergantung pada transportasi laut. Ketika penyeberangan terganggu, biaya distribusi barang naik drastis. Mobil ekspedisi dan pengangkut logistik harus pakai jalur alternatif yang lebih jauh dan mahal. 


Hasilnya: harga beras, minyak, gula, telur, dan kebutuhan pokok lain melonjak di pasaran. Masyarakat kecil yang paling merasakan.


*PUBLIK TAGIH KETEGASAN BUPATI LEMBATA*  

Warga dan aktivis mendesak Bupati Lembata segera ambil sikap tegas. Jangan biarkan ASDP dan Pemkab saling lempar tanggung jawab sementara masyarakat jadi korban.


“Pelabuhan itu urat nadi Lembata. Kalau 6 bulan dibiarkan rusak, apa kerja Pemda? Bupati harus desak ASDP perbaiki cepat dan kompensasi kerugian masyarakat,” tegas salah satu tokoh masyarakat Waijarang.


*ASDP MENGAKU BERTANGGUNG JAWAB*  

Pihak PT ASDP Indonesia Ferry mengakui adanya insiden tabrakan yang menyebabkan kerusakan fasilitas pelabuhan. Namun hingga berita ini diturunkan, perbaikan belum rampung dan belum ada kejelasan jadwal operasional normal.


*TUNTUTAN http://KRIMSUSPOLRINEWS.COM*

1. *Bupati Lembata*: Panggil ASDP dan Dinas Perhubungan. Tetapkan tenggat perbaikan pelabuhan. Jangan biarkan masyarakat menunggu tanpa kepastian.

2. *ASDP Indonesia Ferry*: Segera selesaikan perbaikan dermaga dan buka jalur penyeberangan normal. Sampaikan skema ganti rugi bagi masyarakat terdampak.

3. *Dinas Perdagangan Lembata*: Awasi harga sembako. Tindak tegas spekulan yang memanfaatkan situasi.

4. *Kementerian Perhubungan*: Turunkan tim untuk audit kerusakan dan percepat pemulihan jalur penyeberangan.


*PESAN UNTUK PEMDA LEMBATA*  

Lembata hidup dari laut. Kalau pelabuhan mati 6 bulan, itu artinya ekonomi masyarakat juga mati. Ketegasan Bupati sekarang akan menentukan apakah warga percaya pemerintah hadir atau tidak.


“Jangan tunggu harga sembako naik 100% baru bertindak. Rakyat sudah cukup sabar,” tutup redaksi.


*Redaksi: media krimsus polri news 

Editor Dhika 

*Lembata, 2026*

© Copyright 2022 - mediakrimsuspolri.com