Breaking News

Penyalahgunaan Kepercayaan Agen TKI Malaysia Mengakibatkan Jumlah Korban Semakin Meningkat Tajam



media krimsus polri news 


Kepercayaan para sponsor yang mensuplai tenaga kerja ke Malaysia, melalu agen yang ada disana, sepertinya menjadi bumerang bagi para sponsor itu sendiri. Karena harapan mereka mengirim TKI ke agen di Malaysia, bisa amanah dan bertanggung jawab terhadap maid yang mereka kirim. Yang mereka minta hanya sebatas upah jasa dan tanggung jawab mereka di indonesia kepada keluarga maid yang akan dikirim. Tapi karena adanya sifat keserakahan dan arogansi agen di Malaysia, banyak membuat mereka kecewa. 

            Salah satu agen Malaysia yang dapat keuntungan berlipat ganda dari gegiatannya menapung TKI. Seperti ditempatnya daerah, muar atau tepatnya, didaerah taman damai jalan damai 9.johor Malaysia. yang bernama Ocktaviana alias Bella warga negara Indonesia yang menikah dengan orang Cina warga Malaysia. Dari pantauan awak media mulai bulan October 2026 sampai saat ini. Bella menampung hampir 50 orang pekerja asal Indonesia. di rumahnya dan akan disalurkan ke majikan atau toke.

          Harga yang dia tawarkan untuk dipekerjakan berfariasi, sesuai dengan umur dan bentuk fisik TKI. Paling rendah diharga 7000RM. Sampai 12000RM. Sementara kepada sponsor yang membiayai keberangkatan TKI dan dokumen perjalanan, hanya dikasih harga paling tinggi 6000 RM. Itupun jarang terjadi. Kebanyakan berkisar antara 4500 sampai 5000 RM saja. Menurut pengakuan salah seorang sponsor inisial ( B). warga kota Medan pada bulan Mei mengasih satu maid sama  Bella, dihargai 4500 RM. Dan itu pun uangnya digantung 1000 RM. Saat ditagih  Bella berdalih dengan alasan maidnya dalam masalah. Apakah itu benar atau tidak hanya akal akalan Bella saja

             Dipihak lain dari sekian banyak Tenaga Kerja yang di salurkan  Bella pada majikan 50℅ mereka mengeluh, pasalnya soal gaji yang ditahan dan jam kerja yang tidak sesuai seperti  yang dijanjikan Bell. Dan mereka para TKI memilih minta  untuk dibalikkan lagi ke Indonesia, dan ada juga yang nekad kabur melarikan diri. Data data korban semua ada di Redaksi media. 

              Sampai kapan praktek perbudakan ini dibiarkan. Seharusnya para sponsor sadar. Untuk memilih agen yang diajak kerja sama. Agar warga negara kita tidak dijadikan sebagai budak yang diperjual belikan seperti yang dilakukan  Bella

            Dan para sponsor yang selama ini terhubung dengan Bella dalam praktek untuk penyaluran TKI yang bermasalah ini, diantaranya berinisial, IR. EV. B. ET dan ER. Mereka semua melapor ke awak media atss kekecewaan mereka atas sikap Bella dalam kerjasama mempekerjakan TKI migran dari negara kita. Dan hal ini juga agar menjadi perhatian pihak yang berwenang di Indonesia. ***

                    Zainal Abidin. Hs

© Copyright 2022 - mediakrimsuspolri.com