KEMANUSIAAN - MEDIA KRIMSUS POLRI NEWS COM*
*EKSKLUSIF MIRIS - LAPORAN KHUSUS KEMANUSIAn
*Bunut, Kota Kisaran Barat, Asahan, Sumut - http://mediakrimsuspolri.com*
*10 Sep 2026, 14.00.30 WIB* - Inilah potret kemanusiaan yang sangat memprihatinkan yang ditemukan Tim Investigasi Media Krimsus Polri News Com di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Seorang Bapak tua yang hidup *sebatang kara*, menderita *penyakit lumpuh*, tinggal di *rumah yang tidak layak huni* dengan atap seng bocor dan dinding seng karatan. Ironisnya, beliau *hanya mendapat 10 Kg beras dari Kantor Lurah Bunut*, padahal seharusnya 30 Kg.
Pimpinan Umum Media Krimsus Polri News Com *Bapak Elizaro Lase* turun langsung ke rumah bapak tersebut untuk memberikan pendampingan dan bantuan. Tampak dalam foto, Bapak Elizaro Lase merangkul bapak tua tersebut di depan rumahnya yang sangat memprihatinkan.
"Bagaimana beliau bertahan hidup sebatang kara dengan penyakit lumpuh, tinggal di rumah seperti ini hanya dapat 10 Kg beras? Sementara Manajer PT BSP yang punya gaji besar dapat 30 Kg. Di mana rasa keadilan?" ujar Bapak Elizaro Lase dengan nada sedih dan kecewa.
Kondisi rumah bapak tersebut sangat tidak layak, dikelilingi semak, lantai tanah, dan atap yang sudah lapuk. Beliau hidup sendiri tanpa ada yang merawat secara intensif.
Warga sekitar meminta agar pemerintah, Dinas Sosial Kabupaten Asahan, dan Lurah Bunut segera memberikan perhatian khusus, tidak hanya sembako tetapi juga bantuan rumah layak huni dan bantuan kesehatan.
Tim Krimsus Polri News Com mendesak APH dan Pemkab Asahan untuk segera melakukan audit total penyaluran sembako di Kelurahan Bunut dan memberikan keadilan bagi warga yang paling membutuhkan seperti bapak sebatang kara ini.
*MIRIS! HANYA 10KG BERAS - BAGAIMANA BELIAU BERTAHAN?*
*INVESTIGASI KRIMSUS - KONDISI MEMPRIHATINKAN*
*#Kemanusiaan #BunutMiris #SebatangKara #Lumpuh #RumahTakLayakHuni #KrimsusPeduli #Asahan*
*(Tim Kemanusiaan Krimsus Polri News Com - Bunut / 10 September 2026)*



Social Header