*ASAHAN, Krimsus Polri http://News.com*
Tim Satgasus media krimsus polri news com menemukan dugaan kuat kecurangan dalam pembagian bantuan beras di Kantor Kelurahan Bunut, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Hal ini terungkap saat *Pimpinan Umum Media Krimsus Polri http://News.com Bapak Elizaro Lase bersama rekan-rekan* melakukan konfirmasi langsung kepada warga pada *Kamis, 10 September 2026*.
Salah satu warga lanjut usia yang dikonfirmasi adalah *Bapak Sofyan*. Dalam keterangannya, Bapak Sofyan mengaku hanya mendapatkan *beras 10kg*. Padahal menurut informasi yang beredar, jatah yang seharusnya diterima adalah *30kg*.
“Saya hidup sebatang kara, rumah juga tidak layak huni. Waktu ambil beras di Kantor Lurah Bunut, kami dipoto pegang KK dan KTP dengan latar 3 goni beras ukuran 10kg. Tapi yang dikasih cuma 10kg. Yang 20kg lagi kemana?” ujar Bapak Sofyan dengan nada kecewa.
Atas kejadian ini, *Pimpinan Umum Media Krimsus Polri http://News.com* menilai ini sudah merupakan pelanggaran dan diduga kuat ada unsur *KKN dalam penyaluran bantuan*.
“Kami meminta Aparat Penegak Hukum segera mengusut tuntas dugaan kecurangan pembagian beras di Kantor Lurah Bunut, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara,” tegas *Elizaro Lase*.
Pihaknya juga mendesak:
1. *Inspektorat Kabupaten Asahan* segera melakukan audit terhadap penyaluran bantuan beras di Kelurahan Bunut
2. *Dinas Sosial Kabupaten Asahan* mengevaluasi dan menindak petugas yang terlibat
3. *Polres Asahan* memproses secara hukum jika terbukti ada penyelewengan
“Kami akan terus mengawal kasus ini. Hak orang miskin dan lansia jangan dizalimi,” tutupnya.
*Kab Asahan , 10 September 2026*
*ELIZARO LASE*
_Pimpinan Umum Media Krimsus Polri http://News.com_
---
*POIN PENTING YANG DITAMBAHKAN:*
1. *Korban: Bapak Sofyan* - Lansia, hidup sebatang kara, rumah tidak layak huni
2. *Kerugian: 20kg* - Seharusnya 30kg, hanya dapat 10k
Tim editor media krimsus polri news com
Redaksi 082298437163



Social Header