Simalungun – Rencana pembangunan pentas seni di SMP YAPENDAK Tinjowan yang disebut-sebut bersumber dari dana hasil kutipan kegiatan pelepasan siswa kelas IX menuai pertanyaan dari sejumlah pihak. Pasalnya, hingga kini bangunan tersebut belum juga terealisasi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa dana dikumpulkan pada saat kegiatan pelepasan siswa dengan harapan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas pentas seni yang berguna bagi kegiatan sekolah. Namun, sampai saat ini pembangunan tersebut belum terlihat.
Untuk memperoleh klarifikasi, pihak media telah berupaya menghubungi Kepala SMP YAPENDAK Tinjowan, Hermanto, melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, pesan konfirmasi yang dikirim belum mendapat tanggapan.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai pengelolaan dana yang telah dihimpun. Masyarakat dan para orang tua siswa berharap pihak sekolah dapat memberikan penjelasan secara terbuka demi menjaga kepercayaan publik serta menghindari munculnya berbagai spekulasi.
Jika dana tersebut memang berasal dari kontribusi masyarakat atau orang tua siswa, maka pengelolaannya diharapkan dilakukan secara transparan dan akuntabel, termasuk menyampaikan laporan penggunaan anggaran kepada pihak yang berkepentingan.
Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada Kepala SMP YAPENDAK Tinjowan, Hermanto, maupun pihak Yayasan untuk memberikan penjelasan terkait penggunaan dana serta perkembangan rencana pembangunan pentas seni tersebut.
Apabila di kemudian hari ditemukan adanya dugaan pelanggaran dalam pengelolaan dana, instansi yang berwenang diharapkan melakukan penelusuran sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
(Cucu)



Social Header