Breaking News

Seorang Ibu Pelaku Agen Pencari Tenaga Kerja Dengan Mencatut Salah satu Perusahaan Di Jakarta Dan Sudah Banyak Yang Menjadi Korbannya Karena Diterlantarkan Di Malaysia Akibat Tidak Mendapat Pekerjaan Yang Dijanjikan.


mediakrimsuspolnews.com//Sumbar - Tak terhitung lagi banyaknya korban perempuan maupun laki-laki yang tergiur atas bujuk rayu dan iming iming gaji besar 8.000 Ringgit Malaysia untuk dipekerjakan ke Negara tetangga Malaysia yang dilakukan seorang perempuan berinisial ASN yang beraktifitas secara pribadi dengan modus operandi mencatut nama salah satu perusahaan bernama PT.  Alqurani Bagas Pratama milik perusahaan agensi bernama Hartono di Jakarta. Dan Hartono pernah dihubungi wartawan melalui HP, membantah kalau Asn tidak ada hubungan kerja dengannya, segala perbuatannya itu adalah tanggung jjawabnya sendiri jangan perusahaan saya dikait kaitkan Asn

             Semua calon Tenaga kerja di berangkatkan melalui Pelabuhan Tanjung Balai Sumut dan Pelabuhan Dumai Riau dengan perahu pompong atau tongkang. Sebelum diberangkatkan para Tenaga kerja sudah memiliki Paspor yang dikeluarkan Imigrasi Kualanamu Medan yang diurus Asn dan praktek pengiriman tenaga kerja dan pengurusan paspor sudah cukup lama. Dan para tenaga kerja sebelum diberangkatkan dijanjikan akan diberikan uang tinggal untuk keluarga, sampai di Malaysia, dan semua perangkat calon pekerja ditahan, seperti HP, KTP, Uang yang ada disaku dan paspor dan apa yang dijanjikan Asn tidak dipenuhinya

            Sampai di Malaysia para pekerja ternyata tidak jelas dimana mereka dipekerjakan, melainkan dititipkan disalah satu rumah mirip kos-kosan dan makan para pekerja tidak teratur dan sering kelaparan, dan semua calon pekerja tidak bisa berkomunikasi dengan keluarga, karena HP dan KTP ditahan Asn, kalau calon pekerja ada yang minta dipulangkan ke Indonesia, Asn minta uang ganti rugi sebesar Rp.10 juta, begitu juga sebaliknya pihak keluarga mereka tidak bisa menghubungi Asn dan keluarga mereka di Malaysia. 

            Menurut informasi yang dihimpun Wartawan media online inisial Dv kepada wartawan Krimsuspol Sumbar melalui telefon selulernya membenarkan, sudah bertemu dengan beberapa Tenaga kerja yang dikirim Asn sangat memprihatinkan, dan Asn sekarang sedang berada di Medan Sumatra Utara untuk mencari mangsa barunya lagi dan Dv berjanji akan membantu mereka pulang ke Indonesia, Dan Dv menghimbau agar pihak imigrasi jangan mengeluarkan paspor untuk bekerja keluar negeri sembarangan saja dan jangan ada dugaan atau kerjasama dengan Asn yang kerjanya hanya pengirim tenaga kerja, karena sudah dipastikan dugaan adanya praktek gratifikasi yang saling menguntungkan, tapi sebaliknya mengambil korban calon tenaga kerja, kata Dv (semua rekaman keluhan tenaga kerja yang Terlantar ada pada saya) dan Perwakilan Sumbar mediakrimsuspol. ***

                     Zainal Abidin. Hs

© Copyright 2022 - mediakrimsuspolri.com