Breaking News

Selamat Datang Komandan Kompi 4 Batalyon C Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Sumatera Utara



Foto : Selamat datang komandan kompi 4 batalyon C. 

Gunungsitoli, mediakrimsuspolri.com - Ajun Komisaris Polisi Sanro Situngkir yang kini mengemban jabatan itu. Ia memasuki Markas Kompi pada Sabtu, 10 Mei 2025 pagi. "Beliau ahli dalam kimia dan bahan peledak. Kami bersyukur punya komandan sepertinya," ungkap Aipda Saut Simarmata, Komandan Pleton III Kompi 4 yang bertindak sebagai protokoler acara penyambutan Danki 4 baru. Sabtu (10/05/2025). 

Mengaku pertama kali dipercaya sebagai Komandan Kompi, Sanro Situngkir membuka profil singkatnya. "Saya 19 tahun jadi Gegana, sebelumnya di Kalimantan," ujarnya saat menyampaikan sambutan. Sebelum masuk pasukan elit Brimob yang berkaitan dengan anti teror dan penjinakan bahan peledak atau bom, ia bertugas di Kalimantan Barat.

Diawali dengan melamar jadi Bintara Polri pada Polda Sumut di Medan. Berasal dari Desa Paropo, Kecamatan Silalahi, Kabupaten Dairi. Sebuah kampung di tepi Danau Toba, yang dikenal dengan nama Tao Silalahi. "Dua kali daftar Polisi, tapi tahulah sulitnya masuk di Sumatera. Akhirnya di Jakarta diterima, dan pendidikan di Kalbar. Tahun 1997 aktif jadi Brimob," katanya.

Sanro Situngkir sebelumnya menjabat  Kepala Unit II Sub Detasemen Bantuan Taktis Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumut. Menyebut pernah mengikuti pendidikan reserse dan anti teror. Beberapa kali juga terjun dalam kegiatan kemanusiaan, termasuk bertugas saat terjadi kerusuhan di Sambas, Kalbar. Juga pernah ditugaskan ke wilayah Timor Timur.

Menikah dengan Rotua boru Sagala di tahun 2002, ia langsung bertugas sebagai pasukan di wilayah Aceh yang sedang ada konflik saat itu. "Saya bangga atas apresiasi para tamu undangan. Kiranya ke depan bisa bersinergi dengan elemen masyarakat di Kepulauan Nias terlebih Pemerintah 4 Kabupaten dan 1 Kota di Kepulauan Nias ini," kata pria yang anak sulungnya juga anggota Polri yang bertugas di Markas Polda SumUt. 

"Mari dukung kegiatan Polri. Kami selalu membangun sinergis dalam mewujudkan kondusifitas di Gunungsitoli," pungkas dia yang pernah jabat Kanit 3 SubDen 1 Den Gegana Satbrimob Polda SumUt. Jadi perwakilan Aliansi Masyarakat Peduli Hukum atau AMPH Kepulauan Nias, Meiaman Lase, menyambut baik kedatangan Komandan Kompi 4 Batalyon C yang baru. 

"Siapa pun komandan, tetap kita dukung dengan apa yang bisa kita lakukan," katanya. Ia didampingi Markus Kaide Hulu, Taufik Gulo, Sonny Lee Hutagalung, Temasokhi Zebua, dan Gunawan Hulu. Kepala Desa Ononamolo I lot, E Zai, menyebut kehadiran Markas Brimob di desanya sudah 2 tahun.

Ia mengakui, keberadaan Brimob sangat mendukung masyarakat dalam berbagai kegiatan. Salah satunya, saat terjadi kebakaran rumah salah seorang warga. "Brimob turun membantu dengan mobil water canon. Bahkan duluan dari pemadam kebakaran Kota Gunungsitoli. Kiranya kehadiran bapak, nantinya terjadi komunikasi yang baik," ujarnya.

Hal sama disampaikan Camat Gunungsitoli Selatan, Selamat Peringatan Harefa. Ia juga menyaksikan kesigapan Brimob saat membantu pemadaman kebakaran yang terjadi dua pekan lalu. Selamat Harefa meyakinkan, Komandan Kompi 4 Batalyon C yang baru akan diberkati Tuhan untuk bisa menjalankan tugas dengan baik. "Luar biasa apa yang telah dilakukan Brimob selama ini," katanya.

Ia berharap Danki dan jajarannya selalu menjalin kerja sama dengan seluruh pihak termasuk pemerintah. "Hingga dapat dukung kami wujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah Gunungsitoli Selatan," harapnya. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Gunungsitoli, Alvin T Harefa, menjelaskan geografis dan sejarah pemerintahan di Pulau Nias. Ia berharap, Danki baru, bisa berkolaborasi dan membangun sinergitas di seluruh wilayah, khususnya kota Gunungsitoli.

"Kesbangpol sambut baik, dan selamat datang, selamat bertugas," katanya. Acara penyambutan Danki baru dihadiri para perwira pertama di Kompi 4. Antara lain, Wakil Danki Ipda Ari Budi Dermawan. 

Penulis : D Darwin Zalukhu 

Editor : Irvan

© Copyright 2022 - mediakrimsuspolri.com