Breaking News

Kilas Balik Terbakarnya Dua Kapal Dikarenakan Hidran Alat Keamanan Pencegah Kebakaran Di Pelabuhan Perikanan Samudra Bungus Padang Tidak Ada


Padang - media krimsus news 


Aneh tapi nyata,

 Kalau Hidran air Pencegah Kebakaran di Pelabuhan Perikanan Samudra Bungus Padang Tidak ada, Padahal Hidran adalah sistem perlengkapan pemadam kebakaran yang digunakan sebagai alat keamanan untuk mencegah terjadinya kebakaran dengan menggunakan media air dimana petugas pemadam kebakaran dapat memanfaatkan persediaan air  yang ada untuk memadamkan kebakaran

                    Bagaimana dengan Pelabuhan Perikanan Samudra Bungus Teluk Kabung Padang, mungkin salah satunya Pelabuhan Perikanan Samudra yang ada di Indonesia yang tidak memiliki atau mempunyai Hidran sebagai alat pencegahan apabila suatu saat akan terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kebakaran

                  Seperti yang pernah terjadi di Pelabuhan Perikanan Samudra Bungus teluk Kabung Padang, dua unit kapal yang sedang sandar di pelabuhan ludes terbakar masing-masing satu kapal milik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dan yang satu lagi kapal milik nelayan, ini terjadi belum lama ini yaitu pada tanggal 25 Mei 2025 sekitar pukul 16 Wib sore hari

                  Kobaran api yang menjilat kedua kapal tersebut sulit untuk dipadamkan dan kebakaran memakan waktu yang cukup singkat dan kedua kapal tersebut ludes terbakar, menurut keterangan narasumber di pelabuhan tersebut, mengatakan kalau kedua kapal yang terbakar itu memang tak dapat diselamatkan, karena tidak adanya alat pemadam kebakaran yang disediakan di pelabuhan ini, seperti Hidran yang berfungsi untuk perlengkapan dan menjaga jika terjadi kebakaran

                  Sumber lain mengatakan kalau yang namanya Hidran ini memang ada di pelabuhan Samudra ini, tapi tidak ada artinya sebab sudah puluhan tahun lamanya Hidran ini tidak bisa dimanfaatkan, padahal kedua kapal yang terbakar tersebut lokasinya hanya beberapa meter saja dari Hidran tersebut, jika Hidran itu berfungsi dan bisa dimanfaatkan, mungkin kedua kapal yang terbakar itu bisa dicegah dan diselamatkan, apalagi banyaknya kapal nelayan yang sandar di pelabuhan ini, di samping itu adanya perbengkelan kapal dan tempat pengisian BBM untuk kapal nelayan 

                     Kami para nelayan memang cukup mawas diri sejak terjadinya dua kapal yang terbakar itu, dan yang menjadi pertanyaan, kenapa Pihak pejabat Pelabuhan Perikanan Samudra tidak peduli, dan dimana letaknya mata dan telinga mereka terhadap keberadaan Hidran yang tidak berfungsi tersebut, apakah mereka memang melakukan pembiaran atau pakak, padahal mereka tau yang namanya Pelabuhan Perikanan Samudra, keberadaan Hidran itu wajib atau harus ada, sekarang ini keberadaan Hidran dapat dikatakan dengan pasti memang tidak ada sama sekali, yang penting kita berdo'a saja agar Pelabuhan Perikanan Samudra Bu gus Padang terhindar dari malapetaka, atau terjadinya hal yang tidak kita inginkan, akan terjadinya kebakaran, kata mereka kepada mediakrimsus ***

                     Zainal.A/Antonius

© Copyright 2022 - mediakrimsuspolri.com